Serba Serbi Bali

Bingung menentukan aktivitas liburan anda di Bali ? Jika anda suka berpetualang Telaga Waja rafting menjadi pilihan yang tepat. Ada dua pilihan lokasi lokasi rafting di Bali yaitu di Sungai Ayung dan sungai Telaga Waja. Bagi yang ingin arus air yang tenang dan tidak terlalu berat, Ayung rafting sangat cocok bagi Anda yang pemula. Read the rest of this entry »

Lagi liburan di Bali dan sedang mencari alternatif aktifitas yang menantang di Bali ? Apakan anda suka berpetualang ? Jika iya, Telaga Waja Rafting adalah pilihan terbaik untuk mengisi liburan anda selama di Bali. Read the rest of this entry »

Layanan Penyebrangan Ke Gili Trawangan saat ini sudah semakin banyak. Ada banyak sekali perusahaan yang menawarkan layanan Fast Boat ke Gili Trawangan, Gili Air dan Lombok. Ada yang menjual dengan harga murah hingga harga mahal. Read the rest of this entry »

de daun Grup sangat senang mengumumkan bahwa sudah diatur untuk membuka properti baru di bawah bendera perusahaan di desa budaya Ubud. Alaya Ubud adalah hotel butik bergaya yang akan mencerminkan Bali sebagai tujuan artistik dan memenuhi kebutuhan wisatawan internasional. Read the rest of this entry »

Pendahuluan
Bisnis merupakan kegiatan dalam menjual produk atau jasa agar memberikan keuntungan bagi pemiliknya. Bisnis merupakan kegiatan beresiko memberikan kerugian baik dari segi material atau non-material. Namun bila berhasil maka akan memberikan keuntungan dan kesejahteraan bagi pemiliknya. Agar terhindar dari resiko bisnis maka bisnis harus dijalankan dengan tepat dengan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang serius dan mantap. Bisnis terdiri atas beberapa komponen penting yang saling mendukung dan melengkapi. Bila salah satu komponen gagal maka akan mengganggu komponen lain. Berikut adalah komponen-komponen bisnis tersebut: Read the rest of this entry »

Best Western Kuta Beach Hotel

Best Western Kuta Beach Merupakan pilihan hotel moderan yang berlokasi sangat strategis di kawasan Kuta. Best Western Kuta Beach berjarak sangat dekat dengan pantai sehingga hotel ini sangat cocok bagi anda yang menginginkan hotel yang berlokasi dekat Pantai Kuta dengan berbagai fasilitas yang ditawarkan.

Tumpek Ubud ini diyakini umat hindu sebagai turunnya Dewa Sangkara sebagai dewa yang menciptakan tumbuh tumbuhan. Pada Tumpek Uduh ini Umat hindu akan melakukan upacara persembahan kepada tumbuh tumbuhan yang berperan penting terhadap kehidupan Manusia.

Tumpek uduh merupakan awal dari rentetan hari raya galungan dimana Tmpek Uduh atau Tumpek Bubuh ini jatuh 25 hari sebelum hari Raya Galungan.

Pada Saat melakukan Upacara ini biasanya umat melantunkan sahe, seperti mantra tetapi bukan mantra. Bunyinya seperti ini : “ Kaki-kaki buin selai lemeng Galungane mangde mebuah ngeed, ngeed ngeed “. Seperti itu kira kira komat kamit yang diucapkan umat saat menghaturkan sesajen yang berisi bubur di depan tumbuhan.

Tumpek Pengarah dimaknai sebagai Pemberitahuan. Pengarah asal katanya arah mendapat awalan pe menjadikannya kata kerja yang maknanya memberikan arahan. Kata Uduh diperuntukan bagi kata pembuka bagi perintah -perintah yang sifatnya nasehat seperti kata “ Uduh Cening “ yang sering diucapkan oleh Tetua-tetua Bali kepada anak-anaknya.

Siapa yang diarahin, siapa lagi kalau bukan diri kita sendiri. Secara gamblang yang dimaksudkan adalah memberi tahu diri sendiri untuk menyadari akan kehadiran kita di dunia fana ini. Untuk apa kita lahir dan kemana kita selanjutnya. Penyadaran diri dimulai dengan menerawang akan kehadiran kita yang dilambangkan sebagai bubur putih asupan bayi yang baru lahir untuk menyadari dengan siapa saja kita hadir di dunia fana ini.

Sebutan Kaki ( Kakiang/Kakek) sebagai simbul atau isyarat bahwa tumbuh-tumbuhan ( Eka Pramana) lebih tua dari kita yang berarti pula lebih dulu ada, oleh sebab itu kita wajib menghormati dan mengasihi sekaligus memberikan kasih sayang. Tanpa kehadiran mereka kita tidak mungkin bisa hidup oleh karena demikian kita juga berhutang budi padanya yang berarti pula kita harus bayar melalui yadnya dalam berbagai bentuk.

Dengan demikian pada tumpek Pengarah ini kita mesti menginstrofeksi diri agar tumbuh kesadaran diri akan makna hidup berdampingan dengan seisi alam semesta ini. Kita mesti menyadari dan mencari jawaban untuk apa Tuhan menciptakan semua ini kalau memang tiada maksudnya.

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 404 other followers